Current Date:Januari 31, 2023

Rematch timnas Dota 2 Indonesia vs Filipina, pertaruhan medali emas!

Mampukah tim Dota 2 Indonesia meraih medali emas?

Timnas Dota 2 Indonesia melanjutkan dinamika positifnya di IESF WEC 2022 setelah berhasil keluar sebagai juara di

Usai kemenangan pertama, tim Indonesia baru bisa mencatatkan kemenangan di game ketiga.

Laos memang mendominasi game kedua, namun pemilihan keju yang mereka pilih di game ketiga gagal membawa mereka ke babak selanjutnya.



Timnas Dota 2 akan melawan Filipina di grand final IESF WEC 2022

1 kredit

Timnas Dota 2 Indonesia langsung tancap gas sejak menit pertama, mereka mampu mendapatkan lima kill hanya dalam waktu delapan menit.

Laju pertarungan merah-putih dipertahankan sepanjang pertandingan, pertarungan berlangsung singkat selama 37 menit.

Aksi fenomenal Mikoto bersama Ember Spirit menjadi sajian utama laga ini, KDA 16/1/18 darinya langsung dianugerahi gelar MVP.

IESF Dota 2 Timnas Indonesia Mikoto MVP vs Laos
1 kredit

Pada laga berikutnya, keadaan berbalik 180 derajat, kini giliran Laos yang mendikte permainan untuk Indonesia. Carry Faceless Void tidak cukup kuat untuk menahan serangan
Pudge dan Amber Spirit.

Indonesia menyerah pada menit ke-45 dengan defisit kekayaan bersih 21.000 emas.

Belajar dari kesalahan di game sebelumnya, Coach Avil memberikan hero-hero penghibur timnya seperti Bat Rider untuk Mikoto dan Mirana untuk Johama.

Keputusan tersebut membawa hasil yang manis dan kemenangan mutlak. Dreamocel memimpin pasukan Indonesia menuju kemenangan dengan Monkey King di garis depan. Dalam duel ini, dia melakukan 17 kill.

1 kredit

Indonesia akan berhadapan dengan Filipina di Grand Final Dota 2 IESF WEC 2022. Ini merupakan pertemuan kedua dalam turnamen tersebut, siapakah pemenang setelah duel tersebut?

Ikuti saluran resmi ONE Esports Indonesia di Instagram, Facebook, dan TikTok untuk berita, panduan, dan highlight Dota 2 terbaru.

BACA JUGA: Terlalu OP! 5 hero paling banyak diperebutkan di DPC SEA 2021/2022



Dota2